JUAL|BELI|SEWA

GUNAKAN JASA AGENT PROPERTI

Barangkali Anda sering menemukan spanduk yang menawarkan sewa hingga menjual rumah berlabel agen properti tertentu. Bagi yang masih awam soal agen properti, mungkin Anda bertanya: mengapa menjual rumah harus melalui agen, bukankah lebih baik menjual tanpa perantara lebih menguntungkan? Pertanyaan ini wajar dan sangat rasional. Mari kita telisik sejenak plus minus jual-beli rumah tanpa atau dengan perantara agen.

Bila Anda membeli atau menjual rumah dengan usaha sendiri, Anda butuh energi dan waktu yang banyak. Maka tidak heran bila muncul kata, menjual rumah itu gampang-gampang susah. Selain itu, Anda perlu menentukan harga jual sendiri sesuai kondisi lingkungan. Selanjutnya, harus mencari pembeli yang potensial, yang terkadang harus berhadapan pula orang iseng yang tidak berminat untuk membeli. Yang terpenting, aspek legalitas (hukum) perlu Anda pertimbangkan untuk mengurusi surat-surat penting.

Lalu, apa saja keuntungan jual beli rumah lewat agen properti? Dalam buku 75 Tanya Jawab Properti yang disusun oleh Dadan Darmawan, salah satu keuntungan melalui agen adalah Anda tidak perlu repot mempromosikan rumah. Agen properti akan membantu dari tahap menentuan harga, promosi, hingga pengurusan surat-surat (legalitas hukum). Yang tidak kalah penting, agen properti akan memberikan informasi berharga tentang tren pasar, lingkungan, masyarakat sekitar, dan khususnya rumah-rumah yang akan dijual di berbagai tempat.

CERDIK MEMILIH PROPERTI UNTUK INVESTASI

Bisnis properti seperti rumah atau jenis hunian lainnya seringkali dijadikan pilihan untuk investasi jangka panjang. Sebelum membeli properti, ada baiknya Anda pandai-pandai memilih tempat yang potensial dan saat yang tepat untuk berinvestasi.

Pengamat properti Ali Tranghanda dalam media gathering PT Modernland Reality, di Jakarta (25/5), menuturkan, tidak semua hunian atau properti dapat dijadikan investasi. Sebelum membeli, seorang konsumen sebaiknya mencermati wilayah-wilayah mana yang akan berkembang.

Menurut pendapat Ali, kawasan Pondok Indah yang dikenal elite dan lingkungannya bagus, belum tentu cocok untuk lahan investasi. Justru wilayah yang masih biasa saja, seperti Ampera dan Prapanca, berpotensi menjadi daerah berkembang dan akan menguntungkan dari segi investasi dalam beberapa tahun mendatang.

“Misalnya daerah Ampera dan Prapanca, saat ini memang dua daerah tersebut masih biasa-biasa saja. Tapi saya yakin beberapa tahun ke depan, daerah tersebut akan berkembang,” kata Ali.

Hal yang kedua adalah, konsumen harus mencermati pemekaran wilayah-wilayah pertumbuhan yang sudah jenuh. “Tahun 2006-2007, wilayah yang bagus dijadikan investasi adalah Serpong. Namun, sekarang masyarakat telah jenuh dan daerah wilayah yang dijadikan investasi bergeser ke daerah Pamulang, Bintaro, dan Ciputat,” terang Ali.

Dan hal yang terakhir yang sebaiknya diperhatikan adalah lokasi dan timing.

“Jangan asal memilih perumahan, lihat lokasi mana yang dapat berkembang, misalnya pada daerah yang akan dibangun jalan tol. Mungkin saat ini wilayah tersebut belum memiliki nilai investasi masih rendah, tapi pada timing jalan tol itu jadi nilai investasi akan melambung,” tandas dia.
Sumber: http://properti.kompas.com/read/xml/2009/05/25/17575054/cerdik.memilih.properti.untuk.investasi.

It's very calm over here, why not leave a comment?

Leave a Reply




HUBUNGI KAMI:

SOLOPROexcellenceinaction

Kantor:
Jln. PUSPOWARNO 32-A SOLO
Telp/SMS:
0813 2929 2258;
0271-3022258


email: soloproperty@yahoo.com

PESAN DI SINI: